AALI 18900 -700   ADRO 1650 -30   ANTM 1480 -70   ASII 68400 450   ASRI 560 -10   BBCA 7550 -250   BBKP 670 -10   BBNI 3700 -125   BBRI 6000 -200   BBTN 1250 -40   BDMN 5700 -100   BJBR 960 -20   BMRI 7100 -50   BNBR 50 0   BRAU 420 -5   BSDE 1270 -130   BTEL 230 5   BUMI 1670 -110   CPIN 2675 -75   DOID 410 35   ELSA 205 0   ELTY 102 -2   ENRG 161 -7   GGRM 57400 -1600   GJTL 2350 -50   INCO 2475 -100   INDF 4825 -50   INDY 1940 -85   INTP 17300 -350   ISAT 4250 -50   ITMG 35250 -750   JSMR 5150 -100   KLBF 3875 -50   LPKR 760 -40   LSIP 2350 -50   MEDC 1960 -65   PGAS 3975 0   PTBA 16450 -50   SMCB 2525 -125   SMGR 10650 -250   TINS 1500 -70   TLKM 7900 -250   UNSP 260 -20   UNTR 26950 350   UNVR 21250 0   

Education


Fundamental

Analisis fundamental adalah metode analisis yang didasarkan pada fundamental ekonomi suatu perusahaan. Teknis ini menitik beratkan pada rasio finansial dan kejadian - kejadian yang secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Sebagian pakar berpendapat teknik analisis fundamental lebih cocok untuk membuat keputusan dalam memilih saham perusahaan mana yang dibeli untuk jangka panjang. analisis fundamental dibagi dalam tiga tahapan analisa yaitu analisis ekonomi, analisis industri, dan analisis perusahaan

Analisa fundamental untuk pasar uang

Analisa fundamental memberi pengaruh kepada trend perubahan harga (arah dari harga suatu mata uang secara keseluruhan) yang lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah (otoritas moneter) ataupun data-data yang dirilis oleh berbagai sumber maupun berita-berita tertentu yang belum pasti kebenarannya (market sentiment and market rumors).
[sunting] Kategori faktor fundamental

Faktor-faktor fundamental yang sifatnya luas dan kompleks tersebut dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori besar, yaitu :

Faktor politik sebagai salah satu a [..more..]

Teknikal

Analisa Teknikal (technical analysis) adalah salah satu analisis atau metode pendekatan yang mengevaluasi pergerakan suatu harga saham, valas, kontrak berjangka (future contract), indeks dan beberapa instrumen keuangan lainnya.

Para analis teknikal melakukan penelitian yang mendasar terhadap pola pergerakan harga komoditi yang berulang dan dapat diprediksi. Bahkan analisis teknikal bisa juga diartikan sebagai suatu studi utama mengenai harga, termasuk besarnya (volume) dan posisi terbuka (open interest).

Jadi pada intinya analisis teknikal merupakan analisis terhadap pola pergerakan harga di masa lampau dengan tujuan untuk meramalkan pergerakan harga di masa yang akan datang. Analisis teknikal ini sering juga disebut dengan chartist karena para analisisnya melakukan studi dengan menggunakan grafik (chart), dimana mereka berharap dapat menemukan suatu pola pergerakan harga sehingga mereka dapat mengeksploitasinya untuk mendapatkan keuntungan.

Dalam analisis teknikal, memprediksikan pergerakan harga forex sama seperti memprediksi pergerakan ha [..more..]